Manajemen Keuangan: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Prinsip, dan Cara Mengelolanya

Persentase Harian

Manajemen Keuangan – Mengelola keuangan merupakan suatu hal yang penting dilakukan oleh semua entitas. Baik itu perusahaan maupun individu/keluarga. Mengatur keuangan menjadi sangat penting karena uang yang dimiliki terbatas sedangkan kebutuhan atau tujuan yang diinginkan tidak terbatas.

Penggunaan skala prioritas merupakan cara termudah untuk melakukan manajemen keuangan. Namun, mengatur keuangan tidak hanya dilakukan dengan menggunakan skala prioritas. Berikut adalah pembahasan lengkap mulai dari apa itu manajemen keuangan, apa tujuan manajemen keuangan, fungsi manajemen keuangan, prinsip manajemen keuangan, hingga cara melakukan atau mengelola keuangan:

Pengertian Manajemen Keuangan

Pengertian Manajemen Keuangan

Arti manajemen keuangan adalah melakukan atau menyusun rencana, mengelola, menyimpan, dan mengendalikan sumber daya keuangan (aset) yang dimiliki perusahaan atau individu.

Definisi manajemen menjadi sangat luas karena banyaknya kegiatan yang harus dilakukan demi memaksimalkan keuangan yang ada agar tujuan tercapai.

Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan manajemen keuangan sangatlah penting. Ibarat sebuah perjalanan yang harus memiliki tujuan yang dituju. Bagi sebuah perusahaan, tujuan utamanya tentunya mengembangkan bisnis agar bisa menghasilkan profit secara terus-menerus. Namun, selain itu masih terdapat tujuan manajemen uang berikut ini:

1.  Manajemen Arus Kas Perusahaan

Hal utama yang harus diatur dalam pengelolaan keuangan adalah arus kas. Arus kas bagi perusahaan bisa diibaratkan sebagai aliran darah atau aliran oksigen. Jika aliran tersebut terhambat, organ-organ dalam perusahaan akan mulai rusak (bangkrut).

Oleh karena itu, perusahaan harus mengatur jangka waktu penagihan pembayaran penjualan dan pembayaran kepada supplier, karyawan, dan pengeluaran rutin bulanan lainnya.

2.  Meningkatkan Efisiensi Kegiatan Operasional Perusahaan

Kegiatan operasional perusahaan sangat penting dalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Seorang manajer yang handal akan berusaha untuk meningkatkan efisiensi modal yang digunakan dalam kegiatan operasional.

Misalkan saja mengatur jumlah pegawai, penggunaan peralatan perusahaan, dan komponen operasional lainnya agar tidak terlalu membebani keuangan perusahaan namun tetap mampu menghasilkan keuntungan yang optimal.

3.  Memaksimalkan Keuntungan Perusahaan

Ketika perencanaan keuangan mampu menghemat atau meminimalisir biaya yang dikeluarkan perusahaan dan arus kas yang sehat, kondisi keuangan perusahaan akan semakin membaik. Perputaran kegiatan operasional akan semakin cepat sehingga mampu meningkatkan penjualan yang berujung pada keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan. Ini lah tujuan utama dari manajemen keuangan.

Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan

Setelah mengetahui tujuan apa saja yang harus dipenuhi, manajer keuangan harus mengetahui apa saja yang harus dilakukannya. Oleh karena itu, manajer keuangan harus mengetahui apa saja fungsi yang dimilikinya sebagai berikut:

1.  Planning Keuangan

Seperti namanya, manajemen berawal dari perencanaan atau planning keuangan. Perencanaan keuangan berawal dari merencanakan pendapatan perusahaan, pengeluaran perusahaan, hingga manajemen arus kas.

2.  Budgeting Keuangan

Tujuan keuangan yang ingin tercapai terkadang tidak bisa dicapai seluruhnya karena sumber daya keuangan yang terbatas. Oleh karena itu, budgeting sangatlah berperan. Pengalokasian anggaran untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan haruslah diperhitungkan matang-matang agar mencapai titik optimal.

3.  Controlling Keuangan

Fungsi selanjutnya adalah controlling keuangan. Controlling adalah kegiatan untuk mengatur proses yang sedang berjalan agar sesuai dengan perencanaan dan budget yang disahkan sebelumnya.

4.  Auditing Keuangan

Auditing dalam manajemen keuangan adalah kegiatan pemeriksaan keuangan. Audit keuangan dilakukan agar laporan yang sudah disusun sesuai dengan kaidah akuntansi yang ada. Selain audit keuangan, terdapat juga audit kinerja yang dilakukan untuk menilai apakah hasil yang ada sudah sesuai dengan perencanaan yang dibuat.

5.  Reporting Keuangan

Fungsi terakhir adalah reporting. Pembuatan laporan perusahaan harus disusun selengkap dan senyata mungkin agar para stakeholder mampu mengetahui kondisi keuangan perusahaan secara riil.

Prinsip Manajemen Keuangan

Prinsip Manajemen Keuangan

Dalam mengatur keuangan perusahaan, seorang manajer keuangan harus mematuhi beberapa prinsip manajemen keuangan berikut ini:

1.  Akuntabilitas

Dalam mengelola suatu perusahaan, para manajer keuangan harus memegang teguh prinsip akuntabilitas. Prinsip akuntabilitas adalah sebuah prinsip yang mewajikan manajer perusahaan bertanggung jawab atas kinerjanya.

Tanggung jawab yang diberikan oleh para stakeholder (pemegang saham atau investor, kreditur, supplier) kepada manajer harus dipenuhi agar perusahaan dapat berjalan sebagai mana mestinya.

2.  Konsistensi

Laporan yang dibuat oleh manajer keuangan harus memiliki konsistensi pada metode dan penilaian yang digunakan. Hal ini agar setiap laporan dapat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

3.  Transparansi

Manajer merupakan agent dari para stakeholder. Stakeholder memberikan mandat kepada manajer untuk mengelola perusahaan sesuai dengan hasil RUPS sehingga manajer harus memiliki transparansi pada segala hal yang sudah dilakukannya.

4.  Integritas

Manajer keuangan juga harus memiliki integritas yang tinggi karena manajer keuangan sudah diberikan kepercayaan oleh para pemegang saham atau investor. Jika manajer tidak mampu menjaga integritasnya, karir yang dibangunnya selama ini akan langsung rusak.

5.  Standar Akuntansi

Sesuai dengan prinsip konsistensi, standar akuntansi yang digunakan haruslah sama setiap tahunnya. Jika terpaksa terdapat perubahan, manajer keuangan harus melaporkannya kepada para pemegang saham.

6.  Pengelolaan

Manajer perusahaan harus mampu mengelola perusahaan agar tetap memiliki arus kas yang positif.

7.  Keberlangsungan Hidup

Prinsip keuangan yang terakhir merupakan prinsip yang penting karena menyangkut keberlangsungan hidup perusahaan. Manajer harus dapat mengelola keuangan perusahaan agar perusahaan mampu bertahan hidup dan tumbuh selamanya.

Cara Mengelola Perusahaan

Setelah mengetahui apa definisi, tujuan fungsi hingga prinsip manajemen keuangan. Berikut adalah cara mengelola perusahaan agar perusahaan tetap menghasilkan keuntungan:

1.  Pisahkan Tugas

Hal pertama yang harus dilakukan dalam mengelola perusahaan adalah memisahkan tugas yang bisa menimbulkan fraud. Seperti memisahkan bagian kasir dan bendahara/akuntan. Tugas kasir adalah menerima uang dari pelanggan dan akuntan akan mencatatnya. Lebih baik lagi jika pencatatan sudah menggunakan software akuntansi terbaik.

2.  Lakukan Cash dan Stock Opname secara Berkala

Melakukan pemeriksaan terhadap jumlah kas dan stok secara riil juga sangat berpengaruh agar menghindari perbedaan pencatatan dengan kondisi sebenarnya.

3.  Patuhi Semua Fungsi dan Prinsip Mengelola Keuangan

Semua fungsi dan prinsip yang sudah dijelaskan sebelumnya sangatlah penting agar tujuan manajemen keuangan dapat tercapai. Pelajari dan patuhi semua fungsi dan prinsip tersebut.

4.  Kembangkan Bisnis

Alokasikan keuntungan yang diperoleh perusahaan untuk ekspansi bisnis. Jangan gunakan semua keuntungan untuk dividen. Sisihkan minimal 50% keuntungan untuk mengembangkan bisnis agar keuntungan di masa depan semakin bertambah.

Baca juga: Pengertian Beserta 5 Cara Kerja Manajemen Bisnis Syariah

Manajemen keuangan memang tampak sulit untuk dilakukan namun hasil yang didapatkan bisa membawa perusahaan semakin tumbuh dan berkembang. Sekian artikel mengenai manajemen keuangan yang dapat kami berikan. Nantikan tips bisnis lainnya hanya di Persentase Harian.

 

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Leave a Comment